Monday, July 8, 2024

WHO ARE YOU?

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Semoga siapapun yang lagi baca blog aku dalam keadaan sehat dan diluaskan rezekinya, aamiiin.

hello everyone I'm Wulan. Glad to see you.

Hari ini aku pengen sharing tentang cerpen karya aku. Untuk temen-temen semua khususnya yang jago soal cepren, boleh banget ya kasih komentarnya hihi maaciw


WHO ARE YOU?

Namaku Bella. Aku merupakan salah seorang peserta didik baru di salah satu SMK Swasta di dekat rumahku. MOPD telah berlalu sekitar seminggu yang lalu. Kini saatnya aku harus beradaptasi dengan lingkungan baru, sekolah baru, kelas baru, teman baru, dan suasana yang baru. Kegiatan belajar mengajarpun telah dimulai.

            Satu bulan kemudian, disekolahku telah dibuka pendaftaran anggota OSIS yang baru. Aku segera mendaftarkan diriku ke panitia. Setelah di tes dan menunggu beberapa hari, akhrinya nama aku pun terpampang di mading sebagai anggota OSIS yang baru. Aku sangat bersyukur berhasil menjadi anggota OSIS.

            Seluruh pengurus OSIS selalu kumpul seminggu sekali. Di depan ruang OSIS ada perpustakaan. Aku selalu melewati dan menengok secara sepintas perpustakaan saat ke ruang OSIS. Setiap aku kumpul OSIS, aku selalu melihat kakak kelas laki-laki yang selalu ada di perpustakaan tersebut. Tanpa aku sadari, ternyata aku selalu memerhatikannya dalam diam. Saat aku menatapnya, Dia melihat ke arahku. Karena aku malu, jadi aku tundukkan pandanganku dan berjalan menuju ruang OSIS. Lama kelamaan, sepertinya aku mempunyai perasaan kepadanya. Karena selain Dia selalu membaca buku, Dia juga selalu membantu temannya.

            Beberapa bulan kemudian, OSIS mengadakan sebuah acara disekolah tepatnya di ruangan yang besar. Disana aku bertugas mengamankan dan menertibkan siswa-siswi sepanjang acara agar menghasilkan suasana yang kondusif. Karena tugasku sebagai keamanan, maka posisiku berada paling belakang, agar aku bisa melihat orang-orang yang kiranya akan membuat suasana menjadi gaduh dan tak kondusif.

Tanpa kusadari, ternyata kakak kelas itu berdiri tepat disampingku. Aku terkejut dan perasaanku semakin berdebar-debar. Rasanya aku ingin berpindah posisi. Tapi kondisi tidak memungkinkan aku untuk berpindah posisi karena ruangan sangat padat oleh siswa-siswi. Mau tidak mau aku harus diam di posisiku saat ini. Beberapa menit kemudian, kakak kelas itu bertanya kepadaku tentang acara yang sedang berlangsung. Akupun menjawabnya dengan jelas dan sedetail mungkin. Walaupun aku menjawabnya sedikit gugup. Setelah mendengar jawabanku, kakak kelas itu tersenyum kepadaku. Oh my god, senyumannya manis sekali. Aku jadi tersipu malu olehnya.

Dari situlah rasa cintaku padanya bertambah. Setiap hari selalu bertambah. Setelah acara itu, setiap kali aku berpapasan dengannya Dia selalu saja menatapku agak lama. Karena aku tidak tahan dengan tatapannya itu, aku langsung menunduk dan berjalan cepat. Karena kalau aku membalas tatapannya balik, aku takut salah tingkah dan membuat kakak itu ilfil kepadaku.

Aku selalu penasaran dan ingin tahu lebih dalam tentang kakak kelas itu. Setelah ditelusuri ternyata kakak kelas itu kelas 12. Aku mengetahuinya karena secara tidak sengaja waktu pagi aku melihat kakak kelas itu sedang menggendong tas dan masuk ke kelas 12. Belum puas sampai disitu, aku terus mencarinya sampai di sosial media. Aku berharap aku bisa menemukan akunnya di sosial media. Tidak butuh waktu lama, akhirnya aku menemukan akun Facebooknya. Sekarang aku tahu namanya ternyata nama kakak kelas yang aku sukai itu bernama Fariz. Aku senang sekali. Tanpa berpikir panjang, aku langsung meng-add akunnya. Mudah-mudahan saja akun Facebookku dikonfirmasi olehnya. Beberapa hari kemudian, aku membuka akun Facebookku. Aku langsung klik pemberitahuan dan ternyata Dia mengonfirmasi Facebookku. Betapa bahagianya aku, walaupun hanya dikonfirmasi saja aku sangat bahagia.

Anehnya setiap kali aku memposting sebuah status di sosmed, Dia selalu memberi like kepada postinganku. Aku selalu berpikir apakah Dia tahu aku ini siapa atau memang Dia suka ngelike status orang lain, apa aku nya yang kegeeran? Sepertinya aku yang kegeeran. Tapi biarlah yang penting hatiku senang. Karena kita selalu berpapasan, kakak itu mulai senyum kepadaku. Akupun membalas senyumannya. Walaupun kami melakukannya dengan malu-malu. Jantungku berdetak semakin kencang. Pipiku memerah setelahnya.

Waktu terus berjalan dan kami pun saling menyapa satu sama lain, walaupun masih ada rasa malu. Dari saling menyapa akhirnya berpindah ke obrolan di sosmed. Disana kami membicarakan banyak hal. Dari mulai menanyakan kelas, sekolah, cita-cita sampai masalah pribadi kita bicarakan. Sekarang kami tidak malu lagi untuk saling menyapa dan berbagi tawa.

Tak terasa sudah satu tahun kita menjalin hubungan pertemanan. Suatu hari kak Fariz mengajakku ke sebuah festival yang lokasinya tidak jauh dari sekolah. Akupun menerima ajakan darinya. Kami sangat menikmati festival tersebut. Kami tertawa bersama, bermain bersama, dan melakukan semuanya berdua. Hariku semakin berwarna dibuatnya. Lalu kak Fariz izin mau ke toilet dulu. Akupun menunggunya dibazar. Tak lama, Kak Fariz membelikanku sebuah boneka beruang kesukaanku. Anehnya didalam saku boneka tersebut ada sepucuk surat. Aku menoleh ke Kak Fariz dan Kak Fariz malah tersenyum kepadaku. Aku segera membuka dan membaca surat tersebut.

Isi surat itu begitu romantis dan akhir surat ada tulisan,”maukah kau menjadi kekasihku?”. Aku sangat terkejut dan bahagia. Setelah aku membaca surat itu aku langsung menatap wajah Kak Fariz dan Dia berkata,”maukah kau menjadi kekasihku?”. Sebenarnya itu yang aku inginkan selama ini yaitu menjalin asmara dengan kakak kelas yang aku sukai. Tanpa berpikir panjang aku menjawab ‘mau’ dan akhirnya aku menjadi kekasih Kak Fariz. Aku berharap semoga hubungan ini akan terus berlanjut ke jenjang lebih serius.

 

SELESAI



No comments:

Post a Comment

COULD HE BE MY TRUE LOVE?

  Could He Be My True Love?              Awan hitam diselimuti halilintar yang menggelegar menghiasi perjalanan pulang Dariza. Dariza meru...